Domino Online Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan kuliah umum dengan masalah Islam di Universitas Oxford, Inggris. Salah satu yang sempat di bicarakan masalah vonis Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama dalam kasus penistaan agama.
Dengan tema "Islam Jalan Tengah" pengalaman Indonesia, Jusuf Kalla meminta negara-negara Eropa untuk menghormati vonis Ahok, karena di hukum dua tahun Domino Online penjara oleh majelis hakim pengadilan negeri Jakarta Utara.
"Saya sangat memahami bahwa Inggris dan negara-negara di Eropa memiliki undang-undang dan sistem hukum yang berbeda untuk persoalan ini," Kata Jusuf Kalla ketika berbicara di Oxford Centre For Islamic Studies (OXCIS).
"Tetapi sebagai dari sistem demokrasi kita harus menegakkan tatanan hukum, kemandirian lembaga peradilan, dan menghormati satu sama lain,"Tambahnya Domino Online.
Sekitar 300 hadirin, Jusuf Kalla menambahkan bahwa kaus penistaan agama tersebut ketika ini sedang dalam proses banding. Dia juga mengatakan secara pribadi mengenal Ahok yang di gambarkannya sebagai Gubernur yang punya dedikasi tapi juga impulsif.
Dalam sesi tanya jawab, peserta bertanya soal Ahok, Jusuf Kalla menegaskan bahwa yang terjadi bukanlah diskriminasi agama.
"Ini soal demokrasi, dalam anda harus siap menerima Domino Online kemenangan dan kekalahan. Jika anda kalah, anda harus menerima kekalahan, ucap Jusuf Kalla.
Kasus yang dihadapi Ahok, menurutnya adalah tentang penghinaan agama dan negara-negara lain juga punya aturan untuk penghinaan, misalnya di Thailand dengan peraturan bahwa raja dan kerajaan tidak boleh dihina.
Domino Online "Anda menghina raja, maka anda akan dipenjara. Sama dengan di negara-negara lain, termasuk Indonesia. anda tidak boleh menghina agama dan Ahok, menurut pengadilan setelah enam bulan menggelar perkara bersalah, di Inggris juga begitu, kalau dinyatakan bersalah, maka akan dipenjaram apa pun agama anda." Kata Jusuf Kalla.

