![]() |
| ULAR BERBISA YANG PALING MEMATIKAN DI DUNIA |
Meski bukan tergolong ular berbisa, tetapi piton dikenal dengan lilitan yang sangat mematikan untuk membunuh mangsanya. Semakin panjang ukurannya, maka akan semakin kuat daya lilitan piton terhadap musuhnya.
Tidak hanya dengan lilitan, untuk membunuh mangsa atau mempertahankan diri, sejumlah ular mengandalkan bisanya, bahkan beberapa di antaranya memiliki racun yang sangat mematikan.
Bahkan ular paling berbisa di dunia mampu membunuh 1.000 manusia hanya dengan beberapa miligram bisanya. Berikut beberapa ular paling berbisa, beberapa diantaranya dapat ditemui di Indonesia.
Ular Air atau Blue Krait
![]() |
| Ular air atau blue krait |
Ular mematikan dengan nama ilmiah Bungarus Caeruleus dapat di temukan di seluruh wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Ular tersebut bahkan bisa memangsa sesamanya, sebanyak 50 persen gigitan ular air ini mematikan.
Tingkat kematian akibat gigitan ular ini bisa mencapai 85 persen. Kematian biasanya terjadi dalam jangka 6 sampai 12 jam setelah korban mendapat gigitan.
Ular Taipan
![]() |
| Ular taipan |
Ular bisa asal Australia tersebut mampu membunuh hingga 12.000 ekor guinea pigs. Racunnya mampu membekukan darah korban dan menghambat pembuluh arteri dan vena.
Sampai saat ini belum ada yang bisa diselamatkan setelah digigit oleh Taipan. Kematian akibat gigitan ular tersebut dapat terjadi dalam waktu satu jam.
Ular Taipan pedalaman atau Inland Taipan
![]() |
|
|
Ular paling berbisa yang ada di daratan atau dengan nama ilmiah Oxyuranus microlepidotus, dengan satu gigitan yang mengandung bisa sebanyak 110 mg dapat membunuh sekitar 100 orang atau 250.000 tikus. Pada umumnya ular bisa ini 50 kali lebih beracun dari kobra.




